Hardening Host Ubuntu Server 16.04
Pengertian Host Hardening
Host
Hardening adalah perlindungan dalam sistem komputer, perlindungan diberikan
dalam berbagai lapisan yang disebut “pertahanan berlapis” . Lapisan lapisan
tersebut adalah lapisan lapisan OSI seperti aplikasi, transport, fisik dll.
Pengertian Host Hardening adalah Prosedur yang meminimalkan ancaman yang datang
dengan mengatur konfigurasi dan menonaktifkan aplikasi dan layanan yang tidak
diperlukan. Instalasi firewall, instalasi antivirus, menghapus cookie, membuat
password , menghapus program yang tidak diperlukan itu semua termasuk dalam
Host Hardening. Tujuan dari Host Hardening adalah untuk menghilangkan resiko
ancaman yang bisa terjadi pada komputer, hal ini biasanya dilakukan dengan
menghapus semua program/file yang tidak diperlukan.
MACAM
MACAM HARDENING (ELEMEN HOST HARDENING)
·
Hardening System: Security Policy Hardening System: Kriptografi
·
Hardening System: Firewall
·
Hardening System: IDS (Intrusion
Detection System)
·
Hardening System: Backup
·
Hardening System: Auditing System
·
Hardening System: Digital Forensik dan
Penanganan Pasca Insiden.
Security Policy
terbagi
menjadi berbagai bidang berdasarkan penggunaannya, bidang bidang itu antara
lain:
·
Policy penggunaan komputer
·
Tidak boleh meminjamkan account kepada
orang lain.
·
Tidak boleh mengambil/menaruh file dari
komputer kantor, dll.
·
Policy penggunaan Installasi program
·
Tidak boleh menginsall program tanpa
seijin staff IT
·
Tidak boleh menginsall program ilegal,
dll.
·
Policy penggunaan Internet
·
Tidak boleh menggunakan internet untuk
kegiatan carding, hacking dll.
·
Tidak boleh menggunakan internet untuk
mengakses situs-situs yang berpotensi
·
menyebarkan virus, dll. Policy penggunaan Email
·
Tidak boleh menggunakan email kantor
untuk kegiatan milis, dll.
CARA KERJA HARDENING
1. System
Penetration System Penetration adalah suatu metode untuk mengevaluasi keamanan
sistem komputer atau jaringan dengan mensimulasikan serangan yang mungkin
terjadi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
2. Patching Patch (menambal) adalah melakukan perbaikan terhadap celah keamanan yang ada. Ini dilakukan dengan cara mendeteksi kerusakan yang ada kemudian melakukan perbaikan.
Topologi Jaringan
Desain sistem merupakan tahapan
persiapan untuk merancang bangun implementasi dan menggambarkan bagaimana suatu
sistem dibentuk. Desain dari sebuh sistem apliakasi dalam penelitian ini dapat
dilihat pada gambar berikut.
Berdasar
gambar diatas sistem berjalan menggunakan jaringan NAT, Mengunakan Virtual
Machine untuk menjalankan Sistem Operasi tersebut.
•
Guest OS 1
Virtual
Machine dengan OS ubuntu server 16.04 dengan alamat IP 192.168.71.131
•
Guest OS 2
Virtual
Machine 2 dengan OS ubuntu desktop 16.04 dengan alamat IP 192.168.71.129
Langkah Konfigurasi
1. Create a non user root pada Guest
OS 1 dan Guest OS 2.
Gunakan perintah seperti dibawah utuk mengecek apakah user baru telah ditambahakan.
2. Add non user root to the sudoers
group untuk Guest OS 1 dan Guest OS 2.
Ada banyak cara dalam menambahkan user ke dalam grup sudoers. Seperti dengan mengedit file /etc/sudoers tapi hal ini tidak disarankan karena jika membuat kesalahan sintaks maka akan mengakibatkan user mengunci diri dari akses root. Oleh karena itu saya memilih cara menambahkan user ke sudo group.
3. Add Public ssh key to non root
user
Buat private
dan public key pada client dengan command ssh-keygen.
Lalu kemudian upload public key dari guest os 2
(192.168.71.129) ke guest os (192.168.71.131)
Cobalah
login ssh server menggunakan unique key.
Dalam proses remote ke guset os 1(192.168.71.131)
tidak digunakan password hal ini dikarenakan, sebelumnya kita telah mengopykan
unique key dari guest os 2(192.168.71.129) ke guest os 1(192.168.71.131) sehinggak
guest os 1 akan segera mengenali user siapa yang remote.
4. Deny all inbound traffic with ufw
firewall
Command
diatas digunakan untuk melakukan filter terhadap koneksi yang masuk menggunakan
firewall ufw. Ketika incoming maka setiap koneksi usaha untuk input akan
ditolak begitu untuk outgoing maka setiap usaha yang menghasilkan output akan
diijinkan.
5. Open required ports within the
ufw firewall
Pada step
sebelumnya telah dilakukan filter terhadap usaha untuk incoming ataupun
outgoing akan tetapi ada beberapa service dapat diloloskan dalam filter dengan
menggunakan allow port tertentu.
6. Fail2ban
Pada guest
os 1 (192.168.71.131) kita installasi fail2ban lalu ketikan perintah diatas
pada file /etc/jail.local. fungsinya adalah untuk meenable fungsi fail2ban
sebagai benteng dalam pengamanan ssh, filter yang digunakan adalah sshd, selain
itu terdapat konfigurasi untuk maxretry yang berarti fail2ban hanya mampu
mentolerir 3 kesalahan. Jika keslahan yang diterima melibihi batas maxretry
maka akan akan berjalan fungsi bantime selama 300 detik.
Jangan lupa untuk selalu merestart setelah memodifikasi file
Setelah
selesai melakukan konfigurasi pada server, lakukan editing pada file /etc/userlist.txt
isikan data list user yang ada pada server.
Selain itu lakukan juga editing pada file
/etc/password.txt isikan list password yang kemungkinan sesuai. Karena disini
sya ingin menguji konfigurasi fail2ban apakah berhasil, maka saya isikan list
password yang salah melebihi maxretry yang ditentukan di konfigurasi server
sebelumnya.
Untuk
mngujinya saya menggunakan hydra. Bisa dilihat setelah di uji maka akan muncul
pesan [ERROR] could not connect ssh://192.168.71.131. Hal ini dikarenakan user
dan password salah yang diisikan telah melebihi kapasitas maxretry.
Jika telah
error maka ketika mencoba remote ssh menggunakan unique key akan ditolak selama
batas waktu bantime yaitu 300 detik.
Referensi
1 1. Best
Practice for Hardening New Server in 2017 . Diakses pada 08.35 WIB, pada 04
Oktober 2018 dari https://www.digitalocean.com/community/questions/best-practices-for-hardening-new-sever-in-2017
1
2. Brute Force Attack Menggunakan Hydra . Diakses
pada 10.35 WIB, pada 23 Oktober 2018 dari https://ikonspirasi.net/brute-force-attack-menggunakan-hydra/
1
3. Teknik Scanning Port. Diakses pada 10.35 WIB, pada 23 Oktober 2018
dari https://nmap.org/man/id/man-port-scanning-techniques

Komentar
Posting Komentar